Pack and Prepare


PACK AND PREPARE

 

Baggage. Terbatasnya baggage allowance membuat kita harus menentukan prioritas barang apa saja yang harus dibawa ke UK. Hal ini berkaitan dengan ketentuan maskapai penerbangan. Oleh karena itu, cek kembali informasi mengenai hal tersebut. Beberapa maskapai juga memiliki peraturan tidak hanya tentang berat koper Anda, tetapi juga tentang jumlah koper. Apabila belum memiliki koper, disarankan untuk mencari koper dengan berat kosong yang ringan. Dengan begitu berat barang bawaan dapat dimaksimalkan. Selain itu, pilihlah koper yang ergonomis sehingga mudah dibawa.

Mengenai jumlah barang bawaan, disarankan untuk mengira-ngira barang yang bisa dibawa tanpa bantuan orang lain. Mengapa? Karena disini tidak ada porter! Semua tugas angkat-mengangkat koper harus dilakukan sendiri. Hal ini menjadi sangat penting bagi siapapun yang akan melanjutkan perjalanan ke kota tujuan dengan moda transportasi lain, seperti kereta. Waktu berhenti kereta di setiap stasiun sangat terbatas, sehingga waktu pengangkutan barang juga harus dikira-kira.

Dari beberapa pengalaman, ada scenario yang dapat dijadikan contoh. Skenario tersebut adalah berangkat dengan sebuah koper besar dan ransel untuk masing-masing orang. Seluruh barang-barang berat dimasukkan ke dalam koper besar seperti bahan makanan dan baju sehingga ransel hanya berisi dokumen penting, laptop, dan berbagai hal esensial seperti jaket, charger, handphone, dan buku yang sifatnya mungkin akan dibutuhkan selama perjalanan atau saat transit. Beberapa orang juga menyarankan membawa baju ganti untuk persiapan apabila ada hal tidak diinginkan yang terjadi (misalnya koper tertinggal di suatu tempat atau delay penerbangan untuk waktu yang cukup lama).

Untuk memaksimalkan ruang di koper, ada teknologi yang bernama vacuum bag. Plastik vakum ini dapat digunakan untuk menipiskan pakaian-pakaian di dalam koper. Dengan begitu, akan ada lebih banyak tempat untuk membawa lebih banyak barang. Namun, harus diingat bahwa vacuum bag berfungsi untuk memperkecil ruang yang dibutuhkan, bukan untuk meringankan berat barang bawaan!

Pakaian. Jenis barang bawaan pertama yang perlu dipertimbangkan adalah pakaian. Dalam hal ini mencakup sepatu, tas, dan berbagai pernak-pernik pakaian lainnya. Anggapan bahwa kita perlu mempersiapkan diri untuk tinggal di negeri 4 musim membuat banyak orang berpikir bahwa kita harus membawa peralatan perang untuk menghadapi keempat musim tersebut. Kenyataannya? Tidak. Sebagian besar masa studi di UK akan dimulai pada bulan September. Bulan September ini masuk ke dalam musim gugur. Biasanya, temperatur memang sudah cukup dingin, tapi tidak sedingin itu juga. Suhu kira-kira berkisar antara 10-18 derajat Celcius, tergantung dimana Anda menetap. Bagi perantau yang baru tiba, memang cuaca terasa sangat dingin. Namun, percayalah pada kehebatan kemampuan adaptasi manusia, sehingga kira-kira seminggu atau dua minggu setelah tiba, pasti kita telah dapat beradaptasi dengan suhu lingkungan. Jadi, kami rasa tidak perlu bersiap terlalu heboh dengan membawa banyak jaket tebal musim dingin atau sepatu boot. Instead, bawalah jaket yang cukup hangat, tahan air, dan dilengkapi dengan penutup kepala karena di UK sering hujan. Selain itu, biasanya orang Indonesia juga membekali diri dengan long john atau yang disini populer disebut dengan thermal. Set pakaian (atas-bawah) ini adalah pakaian dalam hangat yang digunakan untuk mempertebal lapisan pakaian pada saat musim dingin. Kedua barang esensial untuk menghadapi cuaca dingin tersebut dapat dijumpai di factory outlet yang banyak ada di Bandung dan Bogor. Harganya? Tentu tergantung dengan budget yang dimiliki untuk jaket. Untuk long john, harganya berkisar antara IDR 80.000 (kalau dapat diskon) hingga 160.000 per set. Anda tidak perlu membeli 5 set long john untuk satu orang karena berdasarkan pengalaman yang sedang atau pernah tinggal di UK, 2 set untuk satu orang pun sudah cukup untuk bersiap karena Anda bisa membeli thermal juga disini. Untuk wilayah Jakarta, long john dengan kualitas bagus bisa dibeli di Mangga Dua dengan harga 1 set tidak sampai IDR 100.000. Untuk thermal yang hangat tetapi bahannya tipis, heat-tech dengan desain yang beragam dan merupakan produk dengan teknologi Jepang mungkin bisa menjadi pilihan anda, soal harga memang lebih mahal jika dibandingkan long-john.

Selain persiapan menghadapi cuaca dingin, kita juga perlu mempersiapkan pakaian yang merupakan kebutuhan dasar. Basic wear. Biasanya, daftarnya terdiri dari pakaian dalam, celana panjang, rok, kaos, kemeja, blouse, setelan jas atau blazer, dan lain sebagainya. Banyak ya ternyata. Disarankan untuk mencoba membawa masing-masing satu item jenis pakaian dasar dan melakukan mix and match dari item pakaian yang direncanakan untuk dibawa. Dengan begitu tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian. Percayalah, pasti nanti akan tergoda untuk membeli pakaian di UK. Jadi, bawa yang basic saja. Salah satu hal yang menjadi indikator utama dari pakaian yang dibawa adalah kenyamanan. Pilih pakaian yang dirasa nyaman. Berapa jumlah pakaian yang harus dibawa? Tergantung. Bagi keluarga yang sudah pasti akan mencari akomodasi dengan mesin cuci in-house, 10 pasang pakaian sudah sangat cukup. Nanti kan bisa mencuci.

Terkadang kita menganggap beberapa hal berikut adalah hal remeh, tetapi sebenarnya ini esensial. Pertama, sepatu! Pakailah (dan bawalah) sepatu yang nyaman digunakan berjalan jauh. Kebiasaan di UK adalah berjalan kaki kemana-mana. Selain karena biaya transportasi cukup mahal, pemandangan di sepanjang jalannya pun sayang untuk dilewatkan. Oleh karena itu, pilihlah alas kaki yang nyaman untuk dipakai berjalan. Pilih juga kaos kaki dengan bahan yang nyaman dan menyerap keringat. Kemudian jilbab bagi yang berjilbab, bergo juga bagi yang berjilbab, senjata ini cukup penting karena disini tidak ada yang jualan jilbab instan praktis dengan harga semurah di Indonesia, baju tidur, pakaian dalam (jumlahnya disesuaikan, sekali lagi jangan lupa bahwa kita bisa mencuci baju ya disini), tas, dan aksesoris lainnya. Silahkan tentukan sesuai dengan kebutuhan.

Berdasarkan pengalaman warga Indonesia yang sedang tinggal di Birmingham, membawa kurang dari 10 pasang pakaian sudah cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada saat berangkat, bisa membawa 6 bawahan  dan 6 atasan (Batik harus dibawa ya!) serta 3 cardigan. Selain itu bersiap dengan jaket, coat tipis dan satu jaket tebal musim dingin. Sebenarnya tidak esensial membawa jaket tebal, karena jaket tebal musim dingin bisa membeli di UK nantinya, tetapi kalau bisa menghemat uang kenapa tidak? Bagi yang belum memiliki jaket musim dingin, kisaran harga jaket di Indonesia adalah IDR 800.000 – 1.500.000. Harga di UK bisa jadi lebih murah daripada harga di Indonesia. Oleh karena itu, tidak usah terlalu berlebihan membeli jaket musim dingin di Indonesia ya. Selain itu bisa juga membawa satu syal dan dua tas (selain dari ransel yang dipakai). Bagi yang muslim, sarung atau mukena dan sajadah pun jangan ketinggalan masuk ke dalam koper. Karena nantinya akan menemui musim panas, jangan lupa membawa sandal yang nyaman. Selebihnya bisa dibeli di UK dengan pilihan yang lebih variatif.

Makanan. Berkebalikan dengan pakaian yang harus bawa yang penting-penting saja, disarankan untuk membawa peralatan perang untuk memasak. Bumbu-bumbu dasar dan rempah khas Indonesia mungkin perlu dipertimbangkan untuk dibawa. Bukan karena disini tidak ada yang menjual, tapi karena jarang ada di pasaran dan harganya yang lebih mahal. Biasanya, warga Indonesia yang pindah ke UK membawa bumbu instan (sesuai kebutuhan dan selera), terasi kemasan (sesuai kebutuhan dan selera, siapa tau ada yang tidak suka terasi), daun-daunan yang sudah dikeringkan atau dibekukan (daun salam, daun jeruk, daun pisang, daun pandan), gula jawa, asam, temu kunci, kecap manis (kecap favorit, karena di UK yang umum dijumpai adalah kecap ABC), sambal merek favorit keluarga, bumbu pecel, dan petis (bagi yang suka masakan jawa timuran). Lagi-lagi, semua disesuaikan dengan selera keluarga masing-masing ya. Untuk anda yang hobi memasak kue atau cake, bahan pengembang kue seperti SP atau TBM ovalet rasanya juga perlu untuk dibawa.

Selain bumbu-bumbu, siapkanlah perbekalan makanan instan untuk survive pada hari-hari pertama tinggal di UK. Pengalaman banyak keluarga disini, beberapa hari pertama memang digunakan untuk beradaptasi, mengenal tempat-tempat belanja, dan membeli barang kebutuhan dapur. Oleh karena itu, bahan makanan praktis sangat dibutuhkan, seperti mie instan, rendang instan (atau yang sudah jadi), lauk kering (kering tempe, kering kentang, serundeng, abon), dan nasi instan.

Beberapa keluarga juga membawa rice cooker dan alat rebus mie instan dari Indonesia. Manfaat utama dari kedua alat tersebut adalah untuk survive di masa awal. Menanak nasi dengan rice cooker dari Indonesia dirasa lebih praktis dibanding rice cooker yang ada di UK. Selain itu, membawa rice cooker kecil perlu dipertimbangkan, terutama bagi keluarga dengan jumlah anak lebih dari satu karena biasanya, pada saat travelling nanti, rice cooker ini bisa dibawa untuk mengamankan kebutuhan logistik. Tapi tenang saja, kalau tidak mau membawa barang-barang tersebut, di UK ada yang jual.

Bagi anda yang hobi minum teh dan kopi terlebih bagi yang fanatik dengan brand tertentu dari Indonesia, sangat disarankan untuk dibawa. Menemukan teh dan kopi dengan citarasa seenak di Indonesia sangat sulit di UK, kalaupun ada pastilah harganya berlipat. Tetapi jika anda tidak sempat membawa, ada beberapa toko online yang menjual teh dari Indonesia tersebut.

Obat-obatan. Jika ditanya, tentu tidak ada yang memilih untuk sakit kan, apalagi di negeri orang. Tetapi sebagai persiapan, membawa obat-obatan sangat disarankan ketika kita akan merantau ke luar negeri. Alasan utama karena biasanya kecocokan dengan obat tertentu, apalagi jika anggota keluarga ada yang memiliki jenis penyakit tertentu. Memang benar, di UK, untuk mendapatkan obat-obatan yang cocok dengan kita bukanlah hal yang mudah. Paracetamol, panadol, atau antibiotik mungkin cukup mudah dicari, tetapi sebut saja Minyak Kayu Putih, Minyak Telon (jika membawa balita), minyak tawon, dan segala macam minyak angin lainnya lebih baik dibawa dari Indonesia. Obat masuk angin dan obat diare seperti tolak angin, norit, diatabs juga perlu dibawa. Selain itu yang biasa minum madu dan propolis juga bisa menjadi pilihan. Oh iya, berhubung di UK kita akan lebih banyak berjalan-kaki, maka membawa cream pereda nyeri otot maupun koyo untuk menghilangkan pegal-pegal akan sangat membantu. Obat lain sesuai dengan penyakit yang sedang diderita anggota keluargapun sebaiknya dibawa kesini.

Toiletries. Hal kecil yang sering dianggap remeh temeh tetapi sebenarnya kita perlukan adalah toiletries. Peralatan mandi dan kosmetik (kosmetik pria maupun wanita) dasar perlu kita masukkan dalam list barang bawaan kali ini. Basic toiletries seperti sabun mandi, sabun cuci muka, shampoo, sikat dan pasta gigi setidaknya kita siapkan untuk kebutuhan beberapa hari pertama, untuk berjaga-jaga jika kita tidak langsung sempat membelinya sesampainya di tanah rantau. Terlebih lagi jika membawa balita, seringkali kulitnya masih sensitif dan hanya cocok dengan brand produk bayi tertentu, maka hal ini juga perlu lebih diperhatikan. Jangan lupa untuk membawa serta handuk. Pilihlah toiletries dalam kemasan berukuran kecil saja, agar tidak terlalu menambah berat barang bawaan. Sebaiknya dibungkus dulu dengan plastik untuk berjaga-jaga jika bocor agar tidak mengotori isi koper yang lain. Apabila toiletries nya disengaja akan ditaruh di dalam koper atau tas kabin, jangan lupa untuk membawa toiletries yang masing-masing item nya maksimal 100 ml saja dan botol-botolnya dimasukkan ke dalam plastik ziploc yang transparan, agar memudahkan saat pemeriksaan di bandara menjelang boarding.

Dokumen. Sebaiknya semua dokumen yang dibawa adalah rangkap asli dan legalisir dalam Bahasa Inggrisnya. Dokumen yang perlu dibawa adalah passport, akte kelahiran, ijazah (S1, S2), sertifikat IELTS, sertifikat TB, CAS, LOS/LOG (apabila mendapat beasiswa), bank statement, bukti kontrak rumah (kalau ada), surat nikah (kalau sudah menikah), kartu keluarga (kalau sudah berkeluarga), akte kelahiran anak (kalau sudah punya anak). Pasangan dan anak juga diharapkan membawa dokumen-dokumen tersebut. Khusus untuk anak, dianjurkan untuk membawa riwayat kesehatan anak, termasuk riwayat imunisasi dan penyakit, obat, serta alergi. Jangan lupa untuk membiasakan men-scan seluruh dokumen penting tersebut dan menyimpannya di hardisk atau di media penyimpanan seperti Google Drive, Dropbox, dsb. Sehingga kita merasa lebih nyaman karena dokumen digital tersebut dapat kita unduh dimanapun dan kapanpun kita memerlukannya.

Uang/ Keuangan. Karena akan tinggal dalam waktu yang cukup lama di luar negeri, tentu saja akan memerlukan rekening bank untuk memudahkan transaksi dan kelancaran keuangan. Untuk itu, sebaiknya bukalah rekening di bank lokal sesampainya di UK. Tidak disarankan untuk membuka rekening di Indonesia, karena nanti kita akan terbebani dengan biaya (fee) untuk tiap transaksi di UK. Selain itu, seringkali terjadi ketika akan mentransfer uang dari rekening di Indonesia, prosesnya kadang tertunda untuk beberapa waktu karena tidak langsung tersambung dengan bank yang ada di luar negeri.

Masing-masing pemberi beasiswa memiliki kebijakan dalam hal pencairan allowance bagi penerimanya, ada yang rutin setiap bulan, ada yang setiap 3 bulanan, dan bahkan ada yang dalam prakteknya tidak teratur atau mundur sangat lama dari yang diberitahukan sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal semacam ini maka sebaiknya kita persiapkan uang cash sebagai persediaan selama beberapa minggu pertama di UK. Sebelum berangkat, pastikan untuk menukarkan rupiah (IDR) kita ke pound sterling (GBP), sehingga dapat segera digunakan sesampainya kita di sini, misalnya untuk membeli tiket bus atau kereta dari airport dan membeli kebutuhan primer pada saat settlement. Berapa jumlah uang cash yang harus dibawa pada saat berangkat? Tentu tergantung dengan kebutuhan. Namun, cukup aman apabila membawa uang sekitar 500 GBP. Hanya 500? Hal ini disarankan untuk alasan keamanan karena membawa uang lebih dari jumlah tersebut cukup beresiko. Selain itu, kita juga bisa mengambil uang di mesin ATM dengan menggunakan kartu ATM Indonesia Anda. Silahkan cek ke bank masing-masing mengenai hal ini. Biaya yang dikenakan saat pengambilan GBP dari rekening Indonesia biasanya sekitar Rp 25.000.

 

 

CONTRIBUTORS